Pengertian Pocung :: Contoh Tembang Pocung

Pengertian Tembang Pocung dan Contoh Tembang Pocung

Pengertian Tembang Pocung – apa si itu arti tembang pocung ?? apa makna pocung ? Kata pocung (pucung) berasal dari kata ‘pocong’ yang menggambarkan ketika seseorang sudah meninggal yang dikafani atau dipocong sebelum dikuburkan. Filosofi dari tembang pocung menunjukkan tentang sebuah ritual saat melepaskan kepergian seseorang.

Dari segi pandang lain ada yang menafsirkan pucung merupakan biji kepayang (pengium edule). Di dalam Serat Purwaukara, pucung memiliki arti kudhuping gegodhongan (kuncup dedaunan) yang biasanya tampak segar.

Ucapan cung dalam kata pucung cenderung mengarah pada hal-hal yang lucu sifatnya, yang dapat menimbulkan kesegaran, misalnya kucung dan kacung. Biasanya tembang pucung digunakan untuk menceritakan lelucon dan berbagai nasehat. Pucung menceritakan tentang kebebasan dan tindakan sesuka hati, sehingga pucung berwatak atau biasa digunakan dalam suasana santai.

Contoh Tembang Pocung Tentang Pendidikan (12u – 6a – 8i – 12a)

Ngelmu iku, kelakone kanthi laku
Lekase lawan kas
Tegese kas nyantosani
Setya budya pangekese dur angkara

Artinya kurang lebih,

Ilmu itu terlaksana dengan penghayatan
Penerapannya harus sungguh-sungguh
Artinya ilmu itu harus membawa kesentosaan
Sehingga akan menaklukkan angkara murka

Penjelasan mengenai aturan guru gatra, guru lagu dan guru wilangan dari tembang pucung

1. Guru gatra = 4

Artinya tembang Pucung ini memiliki 4 larik kalimat.

2. Guru wilangan = 12, 6, 8, 12

Maksudnya setiap kalimat harus mempunyai suku kata seperti di atas. Kalimat pertama berjumlah 12 suku kata. Kalimat kedua berjumlah 6 suku kata. Kalimat ketiga berjumlah 8 suku kata. Kalimat keempat berjumlah 12 suku kata.

3. Guru lagu = u, a, i, a

Maksudnya adalah akhir suku kata dari setiap kalimatnya harus bervokal u, a, i, a.
Berikut ini adalah contoh tembang pucung.

Ngelmu iku kelakone kanthi laku -> u
Lekase lawan kas -> a
Tegese kas nyantosani -> i
Setya budya pengekesing dur angkara -> a

Tembang Pucung memiliki makna luhur untuk di pahami kita semua semisal kata laku sebenarnya tidak bisa diartikan sebagai penghayatan. Tetapi laku adalah sebuah perjalanan rohani untuk berprihatin dalam menghayati ilmu. Orang-orang zaman dulu sering menjalankan “laku” dengan bertapa brata di goa-goa terpencil, berprihatin dengan melakukan puasa mutih (tidak makan asam garam bumbu dapur, hanya nasi putih saja) dan biasanya diakhiri dengan pati geni — hidup tanpa cahaya. Sudah menyepi, puasa, lalu tanpa cahaya. Bagi yang lulus laku ini, ia mendapatkan apa yang menjadi tujuannya, misalnya dapat pusaka keris sakti mandraguna, ajian-ajian menggetarkan macam Gelap Ngampar, Tameng Waja, dll.

Demikian sedikit ulasan Pengertian Tembang Pocung dan Contoh Tembang Pocung yang mampu kami sampaikan, semoga bermanfaat. Terima kasih.

 

Pengertian Pocung :: Contoh Tembang Pocung | Angga Prasetya | 4.5